29 C
Medan
Kamis, 20 Juni 2024

Pria Stres Nyaris Bakar Hidup-hidup Petugas Pos Ronda

Menarik untuk dibaca

Redaksi
Redaksihttps://www.akses.co/
Redaktur berita di https://www.akses.co
- Advertisement -[the_ad_placement id="artikel-bawah-judul-diatas-teks"]

akses.co – Salah seorang petugas pos ronda bernama Rusli (35) warga Jalan Karya Sastra, Pasar 10, Desa Bandar, Kecamatan Percut Seituan nyaris dibakar hidup-hidup oleh rekannya sendiri, Amru Marbun (65) warga Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Tembung.

Namun tindakan percobaan pembunuhan itu berhasil di gagalkan oleh warga saat melintas di tempat kejadian perkara Jalan Kapten Jamil Lubis, Kompleks TVRI, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan.

Kejadian bermula saat korban sedang ronda di pos kamling. Dari dalam pos jaga, korban melihat ada seorang pria mendatangi pos jaga yakni pelaku sendiri. Ternyata pelaku membawa sebotol minuman mineral berisi bensin.

Korban tak menggubrisnya. Tiba-tiba pelaku menyemprotkan bensin ke pos jaga dan membakarnya. Lalu pelaku mengunci pintu pos jaga dari luar hingga saat api menyala korban tak bisa menyelamatkan diri.

Usai membakar pos jaga, pelaku kabur. Beruntung nyawa korban selamat. Warga yang melihat korban minta tolong segera mendobrak pintu pos jaga. Alhasil korban selamat dari maut. Tak perlu waktu lama untuk meringkus pelaku. Pelaku ditangkap di rumahnya, Selasa (10/10/2017).

Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan Iptu Philip Purba dalam keterangan persnya, Selasa (10/10/2017) menyebutkan pelaku sebelumnya sering tidur di pos jaga tersebut karena pelaku juga sudah diusir dari rumahnya.

Sambung Philip lagi, pelaku juga terlihat stres saat diperiksa penyidik. “Korban dan pelaku sebelumnya pernah adu mulut. Jadi diduga motifnya pelaku tak senang ketika korban berada di pos jaga itu. Kita juga segera memanggil psikiater untuk memeriksa kejiawaannya,” ujar Philip. (did)

- Advertisement -spot_img

Berita Selanjutnya

[gs-fb-comments]

Berikan Komentar anda

- Advertisement -[the_ad_placement id="sidebar-1"]

Juga banyak dibaca